Saturday, August 16, 2014

Don't tell me

Below is a very beautiful poem written by Auntie Mona Rahman from Kingston, Ontario, Canada, the place where I was born.

May Allah SWT open our heart and remind us about our humanity.

 
DON'T TELL ME

Don't tell me
That the riots in Ferguson
Don't concern or affect me
For my sons are black
Despite the heterogeneity of their make-up
In the United States of America
In Canada
They are Black.

Don't tell me
That the injustices in Iraq
Have no connection to me
For my maternal ancestors
Came to Bangladesh
From Basra
Not that long ago.
And don't even get started about Afghanistan
I've got that covered too
From my ancestors from my father's side.
Those who travelled from one land with the Deen to the new.

Don't tell me that the injustices of ISIS
Don't affect or concern me.
My family contains
Muslims, Christians and Jews
Who love each other as family
While respecting our diversity.

Don't tell me that the injustices in Egypt
Don't concern or affect me
For my Sister I grew up with
The Tant who named me
In our adopted extended family
Came from this land.

My Prophet (saw) taught
That no race is superior
Allah (swt) creates nations and tribes
So that we may know one another
The diversity of our languages
As among His Signs.

My Prophet (saw) taught me
That the Jews and the Christians
Are People of the Book
To be respected
Why else would he have sent the oppressed
To a Christian king
Known for his justice.
Why else would he honour the Jew on his funeral.
For was he not a soul?

And what about his uncle?
Abu Talib
Who cared for him, protected him,
The uncle who lived his life as a mushrik
Unable to let go of the ways of his people
The Prophet (saw) loved and respected,
And never mistreated.

If Allah (swt) had willed
He would have created us as one.
But He didn't.
The differences between us
Should not serve as barriers,
Excuses for hate.
The diversity within us
Should enrich our humanity.

So don't tell me
That the tragedies happening around us
In Gaza, Syria, Iraq
Egypt and the USA
Don't affect or concern me.
For the most important connection
That we have between us:
That we are all descendants
Of Adam (as) and Hawwa
Originated from clay.

Our most important connection
Is the one we've forgotten:
Our Humanity.


Monday, August 4, 2014

Karate & Hokben

Karate dan Hokben, apa hubungannya?
Hubungannya .... setelah ujian karate kelaparan, trus makan di Hokben. Sama-sama Jepangnya, hehehe


Sunday, June 22, 2014

Ujian karate Inkanas

Sekarang kami bergabung dengan Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) cabang khusus Masjid Besar Candi (MBC), Sidoarjo. Masjid yang terletak di Jl Raya Candi No 15 Sidoarjo ini tidak hanya digunakan untuk sholat dan pengajian, tetapi juga untuk latihan karate dan kegiatan lain. Cukup jauh juga letak MBC dari rumahku.

Di Inkanas MBC ada beberapa wasit karate tingkat nasional dan internasional, serta ada atlet-atlet dan mantan atlet karate nasional.

Ini adalah sebagian pengurus Inkanas MBC. Yang sedang berbicara adalah Sensei Awang, beliau salah satu wasit internasional karate. 

Tadi pagi kami mengikuti ujian karate di MBC. Total ada sekitar 133 siswa yang mengikuti ujian. Sebelum ujian, kami melakukan upacara pembukaan.

Suasana upacara pembukaan ujian karate di MBC

Ujian karate

Ketika ujian sudah selesai, kakak-kakak tingkat mendemonstrasikan kemampuan mereka. Wowww, mereka sangat hebat.



Demonstrasi oleh kakak-kakak

Alhamdulillah aku naik ke sabuk biru, dan alhamdulillah semua peserta lulus ujian.

Thursday, June 12, 2014

HAN 2014

Hari Selasa 10 Juni 2014 lalu diadakan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2014 di GOR Kabupaten Sidoarjo. Dalam peringatan tersebut banyak sekali adik-adik TK yang ikut serta memeriahkan HAN dengan musik patrol, senam, menggambar, dll. Mereka memakai baju warna-warni. Dalam cara itu juga ada Guk Yuk Sidoarjo 2014 dan ada kakak-kakak yang menang lomba melukis tingkat nasional dan lomba membatik tingkat nasional.

 Adik-adik TK sedang mewarnai

Adik-adik yang ikut musik patrol

Pada hari itu Bapak Saiful Ilah, Bupati Sidoarjo, akan membuka HAN 2014 dengan menggoreskan cat di kanvas. Aku ditugaskan untuk meneruskan goresan Bapak Bupati menjadi lukisan. Wah, untuk pertama kalinya aku menggunakan cat, dan untuk pertama kalinya aku melukis di kanvas. Alhamdulillah Pak Joko banyak memberikan bimbingan.

Bapak Bupati (berkaus merah, paling depan) datang

 
Bapak Bupati menggoreskan cat di kanvas

Aku melanjutkan goresan Bapak Bupati (lengkungan) menjadi lukisan dg dibimbing Pak Joko

Ini lukisanku. Aku berfoto bersama Bu Iin, guruku

Lukisanku ditanda tangani Bapak Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo

Alhamdulillah lukisanku ditanda tangani Bapak Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. Sekarang lukisanku disimpan di sekolah. Aku masih harus banyak belajar melukis dari Pak Joko.